Selasa, 21 Oktober 2014

[Sasusaku] The Motel - Chapter 4

4:07 AM 5 Comments




Title : Cemburu
The Motel
Chap 4
Genre : Horror, romance, friendship, dan sisanya tentukan sendiri ya !!
Rate : T
Cast : Sasuke, Sakura, Naruto, Hinata, Ino, Sai, Temari, Shikamaru OC
Cast lain menyusul . . . .
Pair : Sasusaku
Warning : AU, OOC, abal, ngebingungin, gaje, Typo(s), jelek, alur pasaran, dll
Summary :: Shhh ! kamu harus cepat-cepat pergi dari sini . . . !
Ia tersadar dari tidur nya sambil memegangi kepalanya yang terasa berat. Ia mencoba mengingat apa yang telah terjadi. ”jangan berisik . nanti mereka dengar” “mereka? Mereka siapa?” “ada rahasia dalam rumah ini” “maksudnya? Saya benar-benar tidak mengerti” “dengar, disini terlalu berbahaya. Sebaiknya kalian harus cepat pergi dari sini”. Aargghh ... andai saja kami tak terjebak disini . . . [Bad Summary]
.
.
~DON’T LIKE, DON’T READ~
~NO BASHING, NO FLAME~
~AND DON’T COPY THIS FF WITHOUT MY PERMISSION~
.
.

Previous Chap


Happy Reading~
.
.
*_**The Motel**_*
Prev Chap
Setengah jam berlalu, hinata bangkit dari rebahannya dan berjalan keluar kamar
“ Hinata-chan kau mau kemana? “ tanya Sakura. Hinata hanya melirik tanpa menjawab pertanyaan sahabatnya dan ia kembali melangkah pergi.
BLAMM ..
Terdengar suara pintu di tutup. Sakura yang tak memasang curiga langsung menarik selimutnya dan mulai tertidur menyusul Ino dan temari yang sudah terlelap. Dalam tidurnya sakura mendengar suara pintu terbuka. Samar-samar sesosok bayangan masuk ke dalam. Beberapa saat kemudian, terdengar pintu kamar tertutup. Setengah sadar sakura merasa bahwa itu adalah Hinata nya. dia baru panik ketika keesokan paginya Hinata tidak ada di kamar bahkan barang-barangnya pun ikut lenyap.
.
.
.
Happy Reading..
.
.
MEREKA telah berkumpul di ruang makan, berbagai sajian pun telah di hidangkan. Sasuke, Naruto, Shikamaru, Kiba, Sai, Ino, temari, dan Sakura duduk berhadapan dengan karin berada di ujung. Perut yang lapar dengan beberapa sajian yang menggugah selera membuat mereka semakin tidak sabar untuk melahap sarapan pagi mereka. Terdapat udang BBQ, Nasi Goreng Seafood, Takoyaki, Salad buah, 9 gelas cammomile tea hangat serta beberapa buah sebagai dessert nya.
“ Mana tamu yang lainnya “ tanya sai
“ Mungkin pada belum bangun “ jawab Karin “ Tapi kali ini sarapan nya memang kami buat spesial untuk kalian. Oh ya kemana teman kalian yang satu lagi? “ semua mata tertuju pada para perempuan. Sakura mencoba menjelaskan “ Semalam Hinata-chan keluar kamar. aku tidak tau Hinata-chan mau kemana disaat aku tanya ia hanya melirik tanpa menjawab pertanyaan ku. Tak lama kemudian aku sempat mendengar suara pintu terbuka tapi aku tidak melihat nya hanya mendengar saja, ku fikir itu Hinata-chan yang sudah kembali. Yang jelas pagi ini dia tidak ada di kamarnya dan barang-barang nya pun ikut hilang. “
Naruto terlihat resah “ Kau yakin ia tak mengatakan sesuatu sebelum keluar kamar ? “ Sakura hanya mengangguk sebagai jawaban
“ Mungkin tidak kalau Hinata pulang? “ tanya Kiba.
Shikamaru menggeleng “ Itu tidak mungkin karna ia akan menumpang dengan siapa untuk pulang?. Ne, kalian sudah menghubungi nomor handphone nya? “
“ Sepertinya alat komunikasi tak ada yang berfungsi disini Shikamaru “ sahut Temari
“ Entah karna faktor cuaca atau faktor lokasi sehingga tidak ada sinyal “ sambung Ino
“ Baiklah itu kita fikirkan nanti, oya Karin-san bisa kami bertemu dengan montir anda ? “ tanya Sasuke datar
Karin meletakan sendok makannya dan beralih ke arah dapur “ baa-san tolong panggilkan montir kita “ tak lama, montir itupun datang. Seorang lelaki tua dengan pakaian yang tampak kotor dan wajah yang penuh keringat
 “ Ada apa Karin-sama ? “ tanya sang montir
“ Ah ini ada yang mobilnya ingin di servis “
Sasuke  berdiri “ Uchiha Sasuke “
“ Ah namaku Kabuto “
“ Hn “
.
.
_other place_
Hinata tersadar dari tidurnya. Dia mendapati dirinya dalam sebuah ruangan gelap dan pengap. Sambil memegangi kepalanya yang terasa berat, ia mencoba mengingat apa yang telah terjadi namun hasilnya NIHIL, ia sama sekali tidak dapat mengingat kejadian sebelumnya.
Hinata terkejut ketika pandangan nya yang kabur melihat banyaknya kelelawar yang sedang tidur dengan posisi bergelantungan di langit-langit kamar. Dan ia semakin kaget begitu sesosok bayangan hitam tinggi besar mendekat ke arahnya. Ketika wajahnya terlihat jelas di matanya, ia berteriak histeris namun lehernya serasa tercekat sehingga tak ada suara yang keluar.
Ketika sosok itu menggigit lehernya, hinata kembali tak sadarkan diri. Tapi kali ini ia tak akan bisa bangun kembali.

[Sasusaku] The Motel - Chapter 3

4:05 AM 0 Comments


Title : Menghilangnya Hinata
The Motel
Chap 3
Genre : Horror, romance, friendship, dan sisanya tentukan sendiri ya !!
Rate : T
Cast : Sasuke, Sakura, Naruto, Hinata, Ino, Sai, Temari, Shikamaru OC
Cast lain menyusul . . . .
Pair : Sasusaku
Warning : AU, OOC, abal, ngebingungin, gaje, Typo(s), jelek, alur pasaran, dll
Summary :: Shhh ! kamu harus cepat-cepat pergi dari sini . . . !
Ia tersadar dari tidur nya sambil memegangi kepalanya yang terasa berat. Ia mencoba mengingat apa yang telah terjadi. ”jangan berisik . nanti mereka dengar” “mereka? Mereka siapa?” “ada rahasia dalam rumah ini” “maksudnya? Saya benar-benar tidak mengerti” “dengar, disini terlalu berbahaya. Sebaiknya kalian harus cepat pergi dari sini”. Aargghh ... andai saja kami tak terjebak disini . . . [Bad Summary]
.
.
~DON’T LIKE, DON’T READ~
~NO BASHING, NO FLAME~
~AND DON’T COPY THIS FF WITHOUT MY PERMISSION~
.
.

Previous Chap


Happy Reading~
.
.
*_**The Motel**_*
Prev Chap
“ aku melihat wanita berbaju putih melintas di depan kita “ jelas sasuke membuat teman-teman nya tercengang
“ kau yakin? Aku tidak melihat apapun tadi teme “
“ s-sebaiknya kita m-melanjutkan perjalanan kita “ ucapan hinata kembali menyadarkan mereka bahwa dari tadi mereka telah membuang-buang waktu. Dan kesembilan remaja itu kembali berjalan berharap menemukan tempat penginapan
.
.
.
Happy Reading..
.
.
BANGUNAN kuno dua tingkat itu terbuat dari batu merah. Lokasinya cukup jauh dari peradaban. Tidak ada rumah tetangga di kanan kirinya selain pohon-pohon besar laksana raksasa. Area pekarangannya sangat luas. Untuk mencapainya harus melewati jalan setapak yang cukup terjal dan licin. Dari luar hanya terlihat cahaya remang-remang. Semakin dekat suhu di sekitar kian lembab, aroma bunga melati juga semakin menyengat penciuman. Di bagian atas bangunan terpampang papan besar bertuliskan “MOTEL”. Tak ada nama, alamat, atau petunjuk lainnya. Dan kesanalah mereka semua menuju.
Sasuke mengetuk pintu depan yang terlihat kumuh. Tak ada sahutan – pikirnya. Dia mendorong intu tersebut hingga menimbulkan suara decitan. Tanpa membuang waktu mereka melangkah masuk menatap sekeliling ruangan yang tampak tidak terawat.
“ halo, permisi “ terdengar gema suara naruto yang memantul dari dinding-dinding ruangan dengan catnya yang mulai mengelupas.
kiba bergerak mendekati meja yang dipergunakan sebagai resepsionis. Melongok ke dalam dan tidak mendapati siapapun. Dia menekan bel yang terdapat di atas meja. Suara gaungnya merambat pelan ke telinga mereka.
“ aneh “ bisik sai
“ bukan aneh “ sahut kiba “ tapi misterius. Aku jadi ingat rumah berhantu kayak di Poltergeist dan The Amityville Horror. Ternyata kisah di balik kedua film itu benar-benar misterius. Kalian mau dengar  tidak ? “
Temari memberi isyarat untuk tidak melanjutkan cerita kiba. Para gadis menatap garang ke arah pemuda bertato tersebut sedangkan sang empu hanya memamerkan cengiran lebar nya.
temari duduk di salah satu kursi tamu bergaya klasik yang sedikit berdebu. Pandangan nya menyapu sekelilingnya. Di ruangan itu terdapat cermin besar berwarna emas dengan ukiran, jam dinding besar di sudut ruangan, lampu gantung yang menyala redup, tirai warna kuning keemasan, dan lilin di tiap dinding.
“ kenapa tempat ini begitu menyeramkan ino-chan “ bisik sakura
“ tenanglah, jidat kan pangeranmu ada di sini “ ucap ino merangkul sakura dengan wajah bersahabat sambil melirik ke arah sasuke, menyadari lirikan ino sasuke beringsut mendekati sakura dan mengusap pelan rambut gadis’nya’ seraya berbisik
“ aku akan menjaga mu dan yang lain nya “

[Sasusaku] The Motel - Chapter 2

4:02 AM 0 Comments


Title : Tersesat
The Motel
Chap 2
Genre : Horror, romance, friendship, dan sisanya tentukan sendiri ya !!
Rate : T
Cast : Sasuke, Sakura, Naruto, Hinata, Ino, Sai, Temari, Shikamaru OC
Cast lain menyusul . . . .
Pair : Sasusaku, Naruhina, SaIno, ShikaTema.
Warning : AU, OOC, abal, ngebingungin, gaje, Typo(s), jelek, alur pasaran, dll
Summary :: Shhh ! kamu harus cepat-cepat pergi dari sini . . . !
Ia tersadar dari tidur nya sambil memegangi kepalanya yang terasa berat. Ia mencoba mengingat apa yang telah terjadi. ”jangan berisik . nanti mereka dengar” “mereka? Mereka siapa?” “ada rahasia dalam rumah ini” “maksudnya? Saya benar-benar tidak mengerti” “dengar, disini terlalu berbahaya. Sebaiknya kalian harus cepat pergi dari sini”. Aargghh ... andai saja kami tak terjebak disini . . . [Bad Summary]
.
.
~DON’T LIKE, DON’T READ~
~NO BASHING, NO FLAME~
~AND DON’T COPY THIS FF WITHOUT MY PERMISSION~
.
.

Previous Chap


Happy Reading~
.
.
*_**The Motel**_*
Prev Chap
Ia melangkah menuju dapur hendak mengambil minuman, saat sedang memegang gelas dan hendak meneguknya tiba-tiba...
PRANGGG ...
DEG ....
“ kenapa tiba-tiba perasaan ku tidak enak begini, kami-sama lindungilah kami selama berada di pulau Oshima “ gumam sakura sambil mengelus dada nya mencoba mencari ketenangan
.
.
.
Happy Reading..
.
.
_Sakura POV_
Kenapa perasaan ku jadi tak tentu begini? Tuhan, ada apa ini sebenarnya? Semoga saja tak akan terjadi apa-apa disana. Lebih baik aku kembali ke kamar.
Sesampainya di kamar ku nyalakan laptop apple putih kesayanganku, setelah menunggu beberapa saat ku aktifkan wireless dan memulai mencari tau tentang pulau Izu Oshima. Setelah mesin searching itu menemukan yang di tuju, ia segera meng-klik sebuah artikel yang menarik bagi nya
Mengenal Pulau Izu Oshima
Tokyo -  Izu Oshima dikenal sebagai pulau paling angker di jepang. Bukan tanpa alasan, di pulau ini tercatat sudah ribuan orang bunuh diri dengan loncat dari atas gunung. Masyarakat Jepang menyebut kalau Pulau Izu Oshima merupakan pulau angker yang menyeramkan dan berhantu. Meskipun, pulau di lautan di bagian selatan dari Tokyo itu punya lanskap alam yang cantik dan benar- benar alami.
Pulau Izu Oshima sudah lama dikenal sebagai tempat pembuangan atau pengasingan tahanan politik dan dukun. Mereka dianggap membahayakan masyarakat Jepang dan kedaulatan kaisar. Pulau tersebut cukup terisolasi dan lokasinya masuk dalam bagian Samudera Pasifik.
Tak sampai di situ, Pulau Izu Oshima pun dikenal sebagai salah satu lokasi bunuh diri yang paling terkenal di Jepang. Tepatnya adalah Gunung Mihara yang merupakan gunung berapi paling aktif di Jepang dan tingginya hanya 764 mdpl. Di bagian puncak gunungnya berbentuk kerucut atau kawah dan di sanalah paling sering jadi lokasi bunuh diri! Dimulai tahun 1933, seorang gadis muda bunuh diri di puncak gunung berapi tersebut dan jadi headline news di koran-koran di Jepang.
Setelah itu, ada lagi sepasang muda- mudi mengakhiri hidup mereka dengan loncat ke kawah gunungnya. Puncaknya di tahun 1936, kala itu 600 orang tercatat bunuh diri di sana dengan cara loncat dari atas tebing. Total, satu dekade menjelang berakhirnya Perang Dunia II tercatat 3.000 anak muda Jepang mengakhiri hidupnya di sana. Pemerintah Jepang tidak tinggal diam, mereka membuat pagar di sekitar kawah dan mendirikan kuil. Tapi hal itu tampaknya tidak berpengaruh. Meski begitu, Pulau Izu Oshima masuk dalam destinasi cantik di Jepang. Pantai dan lanskap dataran tingginya menjadi surga fotografer. Hotel- hotel dan fasilitas penunjuang wisata pun lengkap di sana. Dari Takeshiba Ferry Terminal di Tokyo, traveler bisa naik speedboat selama 2 jam untuk tiba di Pulau Izu Oshima.
DEG
Jantungku berdegup kencang, sungguh aku tidak menyukai perasaan ini. Perasaan takut dan resah, Kami-sama apakah kami akan baik-baik saja? Apa disana akan menjadi moment yang membuat kami sedih dan kehilangan? Kumohon.. lindungilah kami terutama sasuke-kun dan naruto yang selalu melindungiku.
Ada telepon sakura-chaaaan~
Aku tersentak dengan suara nada dering handphone ku yang tiba-tiba. Ku ambil handphone tersebut dan sebuah nama tercetak jelas disana
Sasuke-kun is calling...
“ moshi-moshi sasuke-kun “
‘ hn, kenapa belum tidur saki? “
“ a-aku belum bisa tidur sasuke-kun~ entah kenapa perasaanku sangat tidak tenang “ ada suara bergetar menahan tangis di dalam nada ku dan itu sangat ku sadari
‘ tidurlah,, tidak akan terjadi apa-apa besok. Aku akan menjagamu jadi jangan pernah pergi dari sisiku ‘
Blush
Ugh wajahku terasa panas mendengar kata-kata sasuke-kun sekalipun dengan nada datarnya.
“ kau masih disana saki? “
“ ah.. i-iya sasuke-kun.. kau juga tidur ya bukankah kau harus menyetir besok? “
“ hn “
“ O-oyasumi sasuke-kun~ “ ucapku pelan
“ hn, oyasumi “
KLIK
Ku rebahkan tubuh kecil ku di ranjang. Aku harus tidur kalau tidak sasuke-kun pasti akan mengomel lagi. Baiklah.. oyasumi minna..
Sakura POV End
.
.
Di sebuah kamar bernuansa biru gelap seorang pemuda dengan model rambut mencuat ke atas tengah berdiri di balkon kamar nya dengan tatapan menerawang. Tampak sekali ia – Uchiha Sasuke tengah memikirkan sesuatu. Sesekali pandangan nya kosong, di detik berikutnya akan berubah menjadi datar, lalu berubah menjadi tatapan tajam dan kembali lagi ke datar. Jika di teliti pemuda tampan bak dewa ini hanya memiliki tiga jenis tatapan dalam hidupnya kecuali jika itu mengenai ‘gadisnya’. Bicara tentang gadisnya, ia kembali teringat percakapan singkat di telepon tadi. Ia awalnya hanya ingin mengecek apakah gadis pink itu sudah terlelap atau belum dan nyatanya sakura masih terbangun padahal jam menunjukan pukul setengah 10 malam. Dan yang menjadi beban pikiran nya adalah firasat sakura tadi, ia memang menganggap itu hanya rasa khawatirnya yang akan bepergian jauh mengingat selama ini sakura belum pernah pergi sejauh itu apalagi sampai menginap dengan teman-teman nya jadi wajar kan?
KRIET..
“ hoy otouto kau belum tidur? Kenapa masih disini? “ sapa itachi laki-laki yang menjabat sebagai kakaknya
“ hn “ jawab sasuke malas. Alis itachi berkedut mendengar jawaban aneh adik nya
 “ itu bukan jawaban sasu-chan~ ah.. aku tau ! kau pasti sedang membayangkan you-know-what-i-mean-aahhh-yeahh-uhhh kan sasu? Wahhh ternyata adik kecil ku sudah besar “
NYUT
Sebuah perempatan siku-siku muncul di dahi sasuke. Dia benar-benar tak habis fikir bagaimana bisa aniki nya ini memikirkan pemikiran mesum seperti itu di malam yang dingin. Seketika ia melihat siluet wajah sakura dengan wajah merona nya. ahh.. apa kau sudah gila sasuke?
“ jauhkan otak mesum mu dariku baka aniki “ sasuke dengan gesit mendamprat kepala itachi
“ ... ittai sasu-chan jahat. Kenapa menuduh orang suci sepertiku ini sasu? “ rengek itachi manja
“ cih! Usuratonkachi “ setelah mengatakan itu sasuke beranjak dari balkon dan mulai berbaring di ranjang king size nya
“ ck! Ku dengar kau akan pergi ke pulau itu? Kau yakin? “ tatapan itachi kini mulai serius
“ hn “ balas sasuke sambil memejamkan mata
“ kau harus hati-hati sasuke. Lindungi sakura “ sasuke tau bahwa kakak nya tengah serius. Pasalnya itachi akan serius saat memanggil nama kecilnya bukan ledekan sasu-chan, sasu-cake, atau panggilan lain yang amat menjijikan di telinga nya
“ hn, aku tau aniki “ lepas itu tidak ada percakapan lagi karena itachi pun telah kembali ke kamarnya. Besok adalah hari yang melelahkan jadi ia harus tidur sekarang.

[Sasusaku] The Motel - Chapter 1

3:59 AM 0 Comments


Title : Planning
The Motel
Chap 1
Genre : Horror, romance, friendship, dan sisanya tentukan sendiri ya !!
Rate : T
Cast : Sasuke, Sakura, Naruto, Hinata, Ino, Sai, Temari, Shikamaru OC
Cast lain menyusul . . . .
Pair : Sasusaku
Warning : AU, OOC, abal, ngebingungin, gaje, Typo(s), jelek, alur pasaran, dll
Summary :: Shhh ! kamu harus cepat-cepat pergi dari sini . . . !
Ia tersadar dari tidur nya sambil memegangi kepalanya yang terasa berat. Ia mencoba mengingat apa yang telah terjadi. ”jangan berisik . nanti mereka dengar” “mereka? Mereka siapa?” “ada rahasia dalam rumah ini” “maksudnya? Saya benar-benar tidak mengerti” “dengar, disini terlalu berbahaya. Sebaiknya kalian harus cepat pergi dari sini”. Aargghh ... andai saja kami tak terjebak disini . . . [Bad Summary]
.
.
Sebelumnya aku juga sempet dapet ide alur chap ini dari sebuah fict aku lupa judul sama author nya siapa. Untuk yang alur nya agak mirip sama yang di chapter ini Ciel minta izin buat minta inspirasinya sedikit ya. Ga di copas kok Cuma dapet ide dari fict itu dan udah ada perombakan juga.
.
~DON’T LIKE, DON’T READ~
~NO BASHING, NO FLAME~
~AND DON’T COPY THIS FF WITHOUT MY PERMISSION~
.
.
Previous Chap
Happy Reading~
.
.
*_**The Motel**_*
DI sebuah sekolah ternama di Seoul yang berisikan murid-murid dengan tingkat kepandaian yang tinggi serta status sosial yang terpandang – Shinjitsu High School tengah riuh oleh suasana penuh suka cita dikarenakan lusa para siswa-siswi nya mulai libur akhir semester. Setelah dua minggu bergelut dengan berbagai soal yang membuat kepala botak, akhirnya sekolah meliburkan aktifitas belajar mengajar selama tiga minggu.
Shinjutsu High School merupakan sekolah elit yang di huni oleh murid-murid dari keluarga terpandang, selain status sosial murid-murid yang masuk ke sekolah tersebut memiliki otak yang cukup pintar. Bagunan SHS di desain apik bergaya eropa, ukiran-ukiran abstark namun terkesan mewah itu terpahat indah di gerbang utama SHS. Bila memasuki gerbang utama pemandangan pertama kita akan di suguhkan sebuah air mancur mini berwarna putih gading dengan gambar seekor harimau yang gagah tengah mengaung, dari mulut harimau tersebut mengalir air dari dalam. Di sisi kiri dan kanan terdapat sebuah taman kecil yang di tumbuhi banyak bunga seperti bunga lily, matahari, dan pohon cemara.
Memasuki gerbang kedua, kita akan mulai menemukan sebuah gedung Letter L dengan sebuah lapangan upacara di tengah nya. bangunan tersebut terdiri dari dua tingkat, di bagian Utara lantai satu di gunakan sebagai ruang kelas X-regular 1,2,dan 3. Pada lantai satu merupakan kelas XI-regular 1,2,dan 3. Di sebelah Selatan terdapat ruang kelas XII-regular 1,2,dan 3, sedangkan di lantai dua merupakan ruang ekskul seperti musik, dance, memasak, paduan suara, melukis, drama serta Ruang OSIS. Di belakang gedung L terdapat lapangan indoor, sedangkan di sebelahnya terdapat kantin, dan UKS
Di sisi lain yaitu di bagian barat kelas XII terdapat sebuah bangunan tingkat 2 yang berfungsi sebagai ruang guru dan kepala sekolah.
Bila kita telusuri lebih dalam lagi akan ada sebuah gerbang bertuliskan ‘Green Area’  di dalam nya terdapat sebuah bangunan memanjang yang berfungsi sebagai ruang kelas. Tepat di dekat gerbang Green Area berfungsi sebagai ruang kelas X-Khusus 1, di sebelah nya kelas XI-Khusus 1, dan di sebelahnya lagi kelas XII-Khusus 1 sedangkan di seberang terdapat satu ruangan terpisah di apit oleh taman buatan, ruangan tersebut hanya boleh di huni oleh 15 anak emas SHS. Oke balik lagi ke area Green Area
Green Area merupakan kelas serta lingkungan special buatan SHS yang hanya akan di huni oleh 5 murid dengan nilai tertinggi di sekolah di setiap kelasnya. Sesuai namanya kelas khusus di kelilingi oleh pepohonan rindang dengan sebuah taman dan danau buatan yang terlihat amat terawat di belakang kelas, tak jauh dari sana terdapat sebuah gazebo berjumlah 3 yang berfungsi sebagai ruang terbuka khusus pelajaran Seni. Green Area terlihat berbeda selain dari lingkungan juga murid-murid yang menghuni kelas itu adalah murid-murid bergengsi dambaan orang. Sebagai contoh putra putri SHS yang berada di kelas istimewa dari tiap kelas tersebut berjumlah 8 orang yang merupakan murid unggulan sekolah, mereka menamai diri mereka sebagai Eight Stars yang terdiri dari 4 laki-laki dan 4 perempuan. Berikut biodata singkat murid-murid bergengsi se-antero Shinjutsu School tersebut:
*girl’s Side*
Nama : Yamanaka Ino
Kelas : XI Khusus 1
Kriteria : gadis pirang berambut panjang kuncir kuda dengan poni menyamping. Bermata biru laut yang indah di padukan dengan wajah barbie nya. tubuh nya yang tinggi proporsional membuatnya banyak di gandrungi oleh laki-laki di sekolahnya. Perawakan nya yang mudah bergaul membuatnya memiliki banyak teman. Ah.. jangan lupakan gelar nya sebagai ratu Gosip karena selain cerewet dan berisik ia juga senang bergosip dengan teman-teman nya
Nama : Hyuuga Hinata
Kelas : X Khusus 1
Kriteria : gadis berambut biru gelap dengan poni yang menutupi kening nya serta panjang rambut sepunggung. Iris amethyst nya sewarna dengan bunga lavender yang begitu indah. Sikapnya yang pemalu dan anggun membuatnya terlihat manis. Hinata yang diam-diam mengagumi ah bahkan mencintai naruto yang merupakan sahabat dekat sasuke. Perawakan nya yang lembut menjadikan nya sebagai perempuan yang selalu menengahi pertengkaran sahabat nya
Nama : Sabaku Temari
Kelas : XI Khusus 1
Kriteria : gadis berambut pirang yang di kuncir dua. Cantik dan jago beladiri. Gadis yang di kenal tomboy tapi menyayangi keluarga dan sahabat-sahabat nya. iris hijau gelap nya dapat memikat siapapun yang mengenalnya, sayangnya.. ia gadis yang cukup kasar mungkin karna sikap tomboy nya ini. Ia yang galak mempunyai dua orang adik, sabaku kankurou dan sabaku gaara. Saat ini, temari tinggal seorang diri di sebuah apartemen yang nyaman sedangkan kedua adik nya berada di kampung halaman nya.
Nama : Haruno Sakura
Kelas : X Khusus 1
Kriteria : gadis yang identik dengan bunga sakura dan musim semi. Rambut nya yang berwarna soft pink dengan aroma cherry di tubuhnya. Rambutnya halus dan lembut, iris emerald nya yang memukau dengan perawakan yang mungil dan ceria menjadikan nya salah satu incaran terbanyak di sekolahnya. Hampir semua  laki-laki menginginkan nya. tubuh nya mungkin tidak se-sexy sahabat pirang nya Ino tapi kata orang ia memiliki tubuh yang proporsional dan bokong yang terbentuk sempurna. Sakura gadis yang ceria, manja dan polos. Selalu ada malaikat beriris onyx kelam yang mengawasinya dan melindunginya. Dia.. sahabat kecil nya
*boy’s Side*
Nama : Uchiha Sasuke
Kelas : XI Khusus 1
Kriteria : pemuda berambut dark blue yang mencuat melawan gravitasi dengan iris onyx kelam nya mampu membuat gadis-gadis melirik penuh kagum ke arah nya. sifat nya yang pendiam dan lebih banyak berekspresi dingin justru menambah daya tariknya tapi sasuke akan berubah hangat jika itu berkaitan dengan ‘gadisnya’ dan juga sahabat-sahabat nya. Berbekal otak yang jenius serta wajah yang di atas rata-rata membuat sasuke begitu di minati oleh gadis-gadis di sekolah nya. Uchiha Sasuke, sang primadona kaum hawa
Nama : Nara Shikamaru
Kelas : XI Khusus 1
Kriteria : pemuda berambut hitam yang sama jenius nya dengan sasuke. Tampan tapi pemalas itulah shikamaru. ‘Mendokusai’ adalah kata-kata favoritnya jika sedang membicarakan sesuatu yang menurutnya merepotkan. Semua sahabatnya heran pada shikamaru yang hobi tidur dimana pun bahkan di sekolah tapi nilai akademik dan non akademik nya selalu stabil. Jika naruto bertanya begitu maka dengan malas ia akan menjawab ‘ hoaaam karena aku tidak sebodoh dirimu naruto. Mendokusai’ yaa.. setelah itu naruto akan mengerang frustasi dengan emosi yang telah sampai di ubun-ubun dan inilah tugas hinata sebagai penengah. Cukup menarik bukan persahabatan mereka?
Nama : Shimura Sai
Kelas : XI Khusus 1
Kriteria : orang bilang sai merupakan replika nya sasuke yang membedakan nya hanya model rambut. Pemuda berkulit pucat ini memiliki rambut hitam klimis dengan senyum palsu yang selalu bertengger manis di bibir nya. iris onyx kelam nya yang menyamakan dirinya dengan sasuke. Sekilas orang akan mengira mereka kembar bukan? Pemuda yang gemar melukis ini tinggal seorang diri di sebuah apartemen mewah dekat sekolah. Ia selalu berkata sesuai apa yang ia fikiran tak perduli setajam apa kata-katanya. Kadang kata-katanya bisa menjadi penyemangat atau sebaliknya. Itulah Shimura Sai
Nama : Uzumaki Naruto
Kelas : XI Khusus 1
Kriteria : pemuda berambut pirang yang menyerupai nanas dengan 3 garis di pipinya. Cengiran nya yang lebar dan sifat nya yang ceria dan berisik membuat dia menjadi happy virus bagi sahabat-sahabatnya. Sekilas naruto memang mirip seperti rubah, pemuda yang sangat mencintai ramen ini adalah sahabat terdekat sasuke. Meskipun mereka selalu bertengkar tapi semua tau bahwa mereka saling menyayangi. Pemuda yang di taksir oleh hinata adalah pemuda yang hyperactive dan menyayangi sahabatnya. Berminat berteman dengan nya?
*_**The Motel**_*
Kini anggota ES (Eight Stars) tengah berkumpul di depan ruang khusus mereka atau bisa di bilang markas sang anak emas SHS ‘ES Room’. Jam pulang sekolah sudah berbunyi sekitar 15 menit yang lalu namun ketujuh murid berprestasi itu belum mau meninggalkan sekolah. Mereka sedang menunggu gadis kesayangan mereka – Haruno Sakura
“ gomen minna.. aku tadi di suruh mengembalikan buku ke perpustakaan dahulu “ ucap sakura sesaat setelah ia sampai di depan ruang ES
“ aishh dasar, yasudah ayo kita ke Cafe “ ajak Naruto dengan semangat 45
.
.
‘Blue Resto’ tempat kedelapan murid SHS melepas lelah dan berkumpul bersama setelah berkutat dengan pelajaran di sekolah. Restaurant bergaya eropa dengan beberapa menu dari berbagai negara seperti jerman, amerika, paris, indonesia, dan eropa. Kedelapan murid SHS berparas diatas rata-rata itu berjalan dengan gaya nya masing-masing. Temari yang berjalan kalem di samping shikamaru yang menguap, Hinata dengan langkah anggun dan wajah memerah nya berjalan di samping naruto yang menggandeng nya, ino dan sai dengan langkah semangat,  sasuke berjalan dengan tampang stoic andalan nya sedangkan sakura berjalan anggun dengan tatapan berbinar yang membuat beberapa laki-laki menatap lapar melihat betapa imutnya gadis mungil itu.
“ yoooo naruto no baka “ seru laki-laki bertato segitiga terbalik
“ cih, sedang apa kau disini inuzuka, dan oh kau membawa pacarmu ya? “ lirik naruto sinis sambil menekan kata ‘pacarmu’
“ siapa yang kau maksud dengan pacar itu naru-baka ? “ kiba mendeathglare tajam teman kurang ajar nya itu
“ guk.. guk.. “ seakan merasa di perbincangkan, akamaru menjawab dengan gonggongan nya.
“ bahkan akamaru pun meng-iya-kan itu kiba-nyan~ “ kiba ingin sekali menjitak kepala duren naruto jika saja seorang pelayan wanita tak menghampiri mereka
 “ permisi tuan, nyonya ingin memesan apa ? “ tanya seorang waitress
“ aku strawberry smoothy “ – ino
 “ frozen ice tea “ – temari
“ a-aku mocca float saja “ – hinata
“ ice cream vanilla with starwberry jam  3 ukuran jumbo sama strawberry milk shake “ – sakura
“ eh? jidat 1 saja cukup “ bujuk ino
“ t..tapi ino – “
“ baiklah kau menang haruno sakura “ desah ketujuh sahabatnya berserta kiba membuat sakura tersenyum lebar
“ kami berlima cappucino saja yang 1 pisahkan gula nya “ ujar sasuke mewakili teman-teman nya
“ baiklah mohon tunggu sebentar “ pamit sang waitress sambil sesekali melirik ke arah sasuke dan secara spontan membuat nya merona tipis.
“ baiklah, mengisi liburan ini bagaimana kalau kita pergi menginap ? “ tawar naruto
“ bukan ide yang buruk. menginap dimana? “ tanya sai
“ bagaimana kalau di hutan “ usul ino
“ hutan? kalian yakin ? jauh tidak ? “ tanya sakura gelisah
“ kenapa jidat? Kau takut ? kita akan menginap di sebuah desa terpencil daerah Izu Oshima. Keluarga ku punya kenalan orang Motel di sana “ jelas ino
“ Izu Oshima? Seperti nya aku tak bisa ikut, terlalu jauh “ sesal sakura sambil menunduk
“ kenapa sakura? kita kesana untuk bersenang-senang kau dengar? Tak akan terjadi apa-apa “ ucap kiba meyakinkan teman pink nya
“ heh memangnya siapa yang mau mengajakmu kesana dengan kami? “ ino menatap sengit ke arah kiba. Sedangkan yang di tatap malah masih menatap penuh harap ke arah sakura.
“ Hhh~ baiklah “ ucap sakura pasrah
Sasuke yang melihat sakura gelisah langsung menggenggam tangan sahabatnya berusaha menenangkan
“ permisi ini pesanan kalian “ ucap sang waitress
“ baiklah terima kasih “ balas sai manis
“ sama-sama “ jawab sang waitress lalu kembali ke peradaban nya (?)
“ yo, itadakimasu “ ucap kedelapan anak manusia tersebut.

[Sasusaku] The Motel - Prolog

3:23 AM 0 Comments


Title : Prolog
The Motel
PROLOG
Genre : Horror, romance, friendship, dan sisanya tentukan sendiri ya !!
Rate : T
Cast : Sasuke, Sakura, Naruto, Hinata, Ino, Sai, OC
Cast lain menyusul . . . .
Pair : Sasusaku, Naruhina, SaIno.
Warning : AU, OOC, abal, ngebingungin, gaje, Typo(s), jelek, alur pasaran, dll
Summary :: Shhh ! kamu harus cepat-cepat pergi dari sini . . . !
Ia tersadar dari tidur nya sambil memegangi kepalanya yang terasa berat. Ia mencoba mengingat apa yang telah terjadi. ”jangan berisik . nanti mereka dengar” “mereka? Mereka siapa?” “ada rahasia dalam rumah ini” “maksudnya? Saya benar-benar tidak mengerti” “dengar, disini terlalu berbahaya. Sebaiknya kalian harus cepat pergi dari sini”. Aargghh ... andai saja kami tak terjebak disini . . . [Bad Summary]
.
.
~DON’T LIKE, DON’T READ~
~NO BASHING, NO FLAME~
~AND DON’T COPY THIS FF WITHOUT MY PERMISSION~
.
.
Happy Reading~
.
.
*_**The Motel**_*
HUJAN sore baru saja reda, menyisakan rintik dan kesejukan. Bau rumput basah yang terkena hembusan angin bercampur harum bunga melati tercium di sekitar halam sebuah motel. Di sana tampak seorang pemuda dengan jaket pendek, celana panjang dengan kaus V-neck berdiri sambil memegang sebuah kamera keluaran terbaru di tangan kirinya sedangkan di pundaknya tergantung tas ransel hitam yang tampak lusuh.
Mata pemuda itu menatap lurus ke atas tepatnya ke sebuah jendela yang terbuka di lantai dua motel tersebut. Sesekali dipicingkan matanya dengan tangan kanan berada di pelipis nya tampak seperti orang yang sedang mengamati sesuatu dari kejauhan.
“ hahhh.... “ dari hela nafasnya, terlihat jelas bahwa ia terngah merasa bosan menunggu objek yang ia cari tak muncul juga. Sesekali matanya melirik kearah jam tangan model jadul yang melingkar manis di pergelangan tangan kirinya.
Sementara itu, beberapa meter tak jauh dari tempat namja itu berdiri, seorang lelaki tua tengah sibuk menggali tanah di pekarangan belakang motel. Disana terlihat sebuah makam yang cukup terawat. Ukiran di batu nisan itu bertuliskan nama wanita “Elizabeth”.
Setelah di rasa cukup dalam, lelaki paruh baya itu mengelap peluh yang mengalir di sekitar wajahnya, senyum nya mengembang dan ia terlihat sangat puas. Ia melangkah pergi meninggalkan pekarangan motel sambil menenteng cangkul dan menghampiri pemuda yang sedari tadi menenteng kamera kesayangan nya.
“ sedang menunggu apa kazura-san ? “
Setengah kaget pemuda yang di panggil kazura itu menoleh “ eh? paman mengagetkan ku saja. Ini lho, saya sedang menunggu kelelawar keluar dari jendela kamar itu. Biasanya sore hari sudah pada beterbangan mencari makan “
Lelaki tua itu tersenyum tanda sebuah sikap yang bersahabat “ sabar saja tuan, sebentar lagi mungkin kelelawar itu akan keluar “
Kazura memasang senyum yang sangat di paksakan, dari wajahnya terlihat gurat penuh rasa penasaran tentang kelelawar tersebut. Tak mau mati penasaran ia pun bertanya pada sosok yang ia kenal sebagai penjaga motel tempat ia bermalam
“ kalau boleh tau, kamar diatas sana itu.... Mm, maksud saya, siapa yang tinggal di dalamnya? Kalau tidak salah kamar nomor 13 ya ? “
Lagi-lagi Kabuto nama lelaki tua itu hanya tersenyum ramah “ memangnya kenapa Kazura-san? “

[Sasusaku] LOST

3:09 AM 1 Comments


LOST
By : Ouka Ciel
Pair : Sasusaku
Disclaimer : Masashi Kishimoto
Warning : AU, OOC, Typo(s), Bad, DLDR, etc
Summary : ketika rasa penyesalan terus menyeruak masuk dan menetap permanen di relung hatinya. Ketika semua rasa sesak tak dapat di bersihkan lagi. Ketika semua sakit, sesak, dan penyesalan ini nyata di hatinya, akankah ia masih berharap bahwa semua yang terjadi hanyalah mimpi? [Bad Summary]
.
.
.
-o-o-o- Happy Reading –o-o-o-
.
.
.
‘Penyesalan selalu ada di akhir cerita’ itulah yang kini tepat berada di dalam fikiran seorang pemuda tampan bak dewa bernama Uchiha Sasuke. Kesedihan nya, penyesalan nya, bahkan cinta nya terkubur rapih di sebuah ruang yang tak mungkin terjamah oleh siapapun. Semuanya.. semuanya tertutup rapat dalam topeng datar nya.
Uchiha Sasuke merupakan pemuda berumur 25 tahun yang merupakan direktur utama di sebuah perusahaan nomor satu di jepang ‘Uchiha Corporation’. Uchiha Sasuke anak bungsu dari Fugaku dan Mikoto. Sasuke merupakan pemegang jabatan tertinggi Uchiha Group cabang Tokyo, sedangkan kakak nya Uchiha Itachi pemegang jabatan tertinggi di Uchiha Group cabang Paris.
Pemuda yang terkenal akan paras tampan nya serta wajah dingin dan otak jenius nya ini sedang memandang sendu pantai yang kini menjadi tempat nya melamunkan masalahnya. Tempat dimana awal pertemuan dirinya dengan gadis itu serta tempat dimana ia kehilangan sang gadis dengan sebuah penyesalan tak terbendung. Inilah kisahnya...
Tokyo University of Art and Bussiness merupakan universitas elit nomor satu di Jepang kini tengah mengadakan perpisahan mahasiswa/i nya. Rangkaian acara yang telah di susun oleh panitia telah di laksanakan dengan sukses dan meriah – mungkin bisa di bilang paling sukses dan meriah sepanjang sejarah perpisahan Tokyo University. Uchiha sasuke selaku Presiden Mahasiswa (jika di SMA namanya ketua OSIS) memandang puas hasil kerja nya selama 4 bulan belakangan ini. Sasuke yang kini merupakan mahasiswa semester 4 menjadi ketua pelaksana perpisahan seniornya di kampus di bantu oleh anggota inti senat yaitu Shimura Sai, Hyuuga Neji, Uzumaki Naruto, Haruno Karin, dan Yamanaka Ino. Saat ini para anggota inti senat sedang beristirahat di gazebo dekat penginapan mereka.
“ karin-nee !!! “ seorang gadis mungil berambut pink terlihat berlari bak anak-anak kecil yang mengejar layangan. Sungguh menggemaskan bukan?
“ jangan lari saki nanti jatuh..! “ teriak karin penuh rasa khawatir sambil menyentil pelan kening sakura
“ dia siapa karin? Adikmu? “ tanya naruto dengan alis bertaut
“ haruno sakura desu.. yoroshiku senpai “ sebuah senyum manis menghiasi wajah porselen sakura.
“ kyaaaaa!! Manis sekali sakura “ tubuh sakura terhuyung ke belakang akibat pelukan beringas ino dan hampir saja membuat nya jatuh jika saja lengan seseorang tidak menahan tubuh gadis pink tersebut
“ a-arigatou senpai “ ucap sakura setelah mengetahui siapa yang menahan nya. rona tipis merambat ke pipi gadis haruno bungsu tersebut.
“ hn hati-hati “ singkat tapi sarat akan kelembutan. Itulah yang terlihat di nada sasuke
“ hey karin, kami tidak pernah tau kau punya adik semanis ini “ ucap neji penuh rasa heran. Ia meneliti sakura lekat-lekat sedangkan yang di tatap sontak bersembunyi di balik punggung sasuke.
“ kau membuat imouto ku takut neji. Dia mahasiswa baru semester 2 pindahan dari london “ jelas karin sambil menarik tangan sakura untuk duduk di pangkuan nya. mereka semua mengangguk setuju dan mulai bercanda-ria. Disaat yang lain tertawa hanya ada satu orang yang terus menatap sakura dengan tajam. dialah.. Uchiha Sasuke.
.
Lepas dari pertemuan malam itu, hubungan sakura dan sasuke pun membaik. Diam-diam sasuke selalu mengawasi sakura, menjaga nya, dan membantu nya dalam semua masalah di kampus. Sasuke juga membantu sakura belajar hingga pada hari itu sebuah perasaan muncul. Perasaan hangat yang melingkupi mereka berdua. Perasaan yang mereka yakini adalah cinta.
“ waahh kamar sasuke senpai rapih ya ku kira kamar laki-laki akan sejorok kamar naruto senpai “ gadis bermahkota pink tersebut menatap kagum kamar sasuke yang bernuansa biru gelap. Suasana nya terasa sejuk mungkin karena AC yang di nyalakan serta keadaan kamar yang rapih
“ hn jangan samakan aku dengan si dobe itu sakura “ sasuke menutup pintu kamarnya dan mengajak sakura duduk di ranjang king size nya.
“ kemarilah “ dengan sebuah isyarat tangan, sasuke memanggil sakura sedangkan yang di panggil hanya menurut
“ mana yang ingin kau tanyakan? “ ucap sasuke sambil memperhatikan sakura. Dia begitu bahagia bersama sakura saat ini.
“ ah.. ini senpai mengenai basis data “ tunjuk sakura. Dan mereka pun mulai belajar, dengan sabar sasuke mengajari sakura sampai gadis pujaan nya benar-benar mengerti.
.
“ ah... lelah sekali,, ahaha tapi aku senang karena di ajarin sama senpai lebih mudah di pahami “ sakura merebahkan tubuh kecilnya di ranjang sasuke sambil mencoba menetralisir detak jantungnya. Ya.. sejak ia masuk hingga belajar dengan jarak yang cukup dekat sakura mulai kewalahan mengatasi detak jantungnya yang menggila.
Keadaan menjadi hening seketika. Sakura yang tiduran sedangkan sasuke duduk bersandar di kepala ranjang di samping sakura. Gerakan tiba-tiba sasuke yang kini tengah mengelus rambut sakura membuat gadis itu tersentak. Ia menatap iris kelam kakak kelas nya di kampus dengan tatapan bingung.
“ sakura.. “ sasuke mendekatkan wajahnya masih tetap menawan emerald sakura dan mengunci tatapan nya. mereka sadar bahwa jantung keduanya dapat jelas terdengar dengan tempo yang cepat.
CUP
Sasuke menempelkan bibirnya di atas bibir sakura, mengecap manis memabukkan yang ia rasa di permukaan bibir gadis di bawahnya. Dengan insting dadakan, sakura mengalungkan lengan nya di leher sasuke membuat jarak mereka semakin sempit. Tak pernah ada yang menyadari posisi mereka kini begitu menggoda. Lumatan lembut di berikan sasuke membuat sakura melenguh
“ eunghhh senpaiii “ desahan sakura yang begitu menggoda menggelapkan mata sasuke. Pagutan mereka mendalam dan semakin panas. Sasuke menggigit kecil bibir sakura sebagai izin untuk akses masuk ke dalam
“ ahhhh sa-sukeeehh senpaii “ hisapan, lumayan, belaian, hingga lumatan lembut dan penuh cinta mengalir begitu saja. Ini merupakan yang pertama bagi sakura dan ia menyukai sensasi ciuman sasuke.
Kecupan kecil di hadiahi sasuke untuk menyudahi acara ciuman mereka. Diperhatikan wajah sakura yang kini benar-benar memerah
“ kau milikku sakura.. milik seorang uchiha sasuke “ di sentuh lagi bibir menggoda sakura dengan lembut meskipun hanya sebuah kecupan tanda sayang
“ apa aku bisa menolak senpai? “ sakura mengerling manis
“ tentu tidak. Ayo ku antar pulang “ dan hari itu kebahagiaan melingkupi mereka.

Follow Us @soratemplates