LOST
By : Ouka Ciel
Pair : Sasusaku
Disclaimer : Masashi
Kishimoto
Warning : AU, OOC,
Typo(s), Bad, DLDR, etc
Summary : ketika rasa
penyesalan terus menyeruak masuk dan menetap permanen di relung hatinya. Ketika
semua rasa sesak tak dapat di bersihkan lagi. Ketika semua sakit, sesak, dan
penyesalan ini nyata di hatinya, akankah ia masih berharap bahwa semua yang
terjadi hanyalah mimpi? [Bad Summary]
.
.
.
-o-o-o- Happy Reading
–o-o-o-
.
.
.
‘Penyesalan
selalu ada di akhir cerita’ itulah yang kini tepat berada di dalam fikiran
seorang pemuda tampan bak dewa bernama Uchiha Sasuke. Kesedihan nya, penyesalan
nya, bahkan cinta nya terkubur rapih di sebuah ruang yang tak mungkin terjamah
oleh siapapun. Semuanya.. semuanya tertutup rapat dalam topeng datar nya.
Uchiha
Sasuke merupakan pemuda berumur 25 tahun yang merupakan direktur utama di
sebuah perusahaan nomor satu di jepang ‘Uchiha Corporation’. Uchiha Sasuke anak
bungsu dari Fugaku dan Mikoto. Sasuke merupakan pemegang jabatan tertinggi
Uchiha Group cabang Tokyo, sedangkan kakak nya Uchiha Itachi pemegang jabatan
tertinggi di Uchiha Group cabang Paris.
Pemuda yang
terkenal akan paras tampan nya serta wajah dingin dan otak jenius nya ini sedang
memandang sendu pantai yang kini menjadi tempat nya melamunkan masalahnya.
Tempat dimana awal pertemuan dirinya dengan gadis itu serta tempat dimana ia
kehilangan sang gadis dengan sebuah penyesalan tak terbendung. Inilah
kisahnya...
Tokyo University of Art and Bussiness
merupakan universitas elit nomor satu di Jepang kini tengah mengadakan
perpisahan mahasiswa/i nya. Rangkaian acara yang telah di susun oleh panitia
telah di laksanakan dengan sukses dan meriah – mungkin bisa di bilang paling
sukses dan meriah sepanjang sejarah perpisahan Tokyo University. Uchiha sasuke
selaku Presiden Mahasiswa (jika di SMA namanya ketua OSIS) memandang puas hasil
kerja nya selama 4 bulan belakangan ini. Sasuke yang kini merupakan mahasiswa
semester 4 menjadi ketua pelaksana perpisahan seniornya di kampus di bantu oleh
anggota inti senat yaitu Shimura Sai, Hyuuga Neji, Uzumaki Naruto, Haruno
Karin, dan Yamanaka Ino. Saat ini para anggota inti senat sedang beristirahat
di gazebo dekat penginapan mereka.
“ karin-nee !!! “ seorang gadis
mungil berambut pink terlihat berlari bak anak-anak kecil yang mengejar
layangan. Sungguh menggemaskan bukan?
“ jangan lari saki nanti jatuh..! “
teriak karin penuh rasa khawatir sambil menyentil pelan kening sakura
“ dia siapa karin? Adikmu? “ tanya
naruto dengan alis bertaut
“ haruno sakura desu.. yoroshiku
senpai “ sebuah senyum manis menghiasi wajah porselen sakura.
“ kyaaaaa!! Manis sekali sakura “
tubuh sakura terhuyung ke belakang akibat pelukan beringas ino dan hampir saja
membuat nya jatuh jika saja lengan seseorang tidak menahan tubuh gadis pink
tersebut
“ a-arigatou senpai “ ucap sakura
setelah mengetahui siapa yang menahan nya. rona tipis merambat ke pipi gadis
haruno bungsu tersebut.
“ hn hati-hati “ singkat tapi sarat
akan kelembutan. Itulah yang terlihat di nada sasuke
“ hey karin, kami tidak pernah tau
kau punya adik semanis ini “ ucap neji penuh rasa heran. Ia meneliti sakura
lekat-lekat sedangkan yang di tatap sontak bersembunyi di balik punggung
sasuke.
“ kau membuat imouto ku takut neji. Dia
mahasiswa baru semester 2 pindahan dari london “ jelas karin sambil menarik
tangan sakura untuk duduk di pangkuan nya. mereka semua mengangguk setuju dan
mulai bercanda-ria. Disaat yang lain tertawa hanya ada satu orang yang terus
menatap sakura dengan tajam. dialah.. Uchiha Sasuke.
.
Lepas dari
pertemuan malam itu, hubungan sakura dan sasuke pun membaik. Diam-diam sasuke
selalu mengawasi sakura, menjaga nya, dan membantu nya dalam semua masalah di
kampus. Sasuke juga membantu sakura belajar hingga pada hari itu sebuah
perasaan muncul. Perasaan hangat yang melingkupi mereka berdua. Perasaan yang
mereka yakini adalah cinta.
“ waahh kamar sasuke senpai rapih ya
ku kira kamar laki-laki akan sejorok kamar naruto senpai “ gadis bermahkota
pink tersebut menatap kagum kamar sasuke yang bernuansa biru gelap. Suasana nya
terasa sejuk mungkin karena AC yang di nyalakan serta keadaan kamar yang rapih
“ hn jangan samakan aku dengan si
dobe itu sakura “ sasuke menutup pintu kamarnya dan mengajak sakura duduk di ranjang
king size nya.
“ kemarilah “ dengan sebuah isyarat
tangan, sasuke memanggil sakura sedangkan yang di panggil hanya menurut
“ mana yang ingin kau tanyakan? “
ucap sasuke sambil memperhatikan sakura. Dia begitu bahagia bersama sakura saat
ini.
“ ah.. ini senpai mengenai basis data
“ tunjuk sakura. Dan mereka pun mulai belajar, dengan sabar sasuke mengajari
sakura sampai gadis pujaan nya benar-benar mengerti.
.
“ ah... lelah sekali,, ahaha tapi aku
senang karena di ajarin sama senpai lebih mudah di pahami “ sakura merebahkan
tubuh kecilnya di ranjang sasuke sambil mencoba menetralisir detak jantungnya.
Ya.. sejak ia masuk hingga belajar dengan jarak yang cukup dekat sakura mulai
kewalahan mengatasi detak jantungnya yang menggila.
Keadaan menjadi hening seketika.
Sakura yang tiduran sedangkan sasuke duduk bersandar di kepala ranjang di
samping sakura. Gerakan tiba-tiba sasuke yang kini tengah mengelus rambut
sakura membuat gadis itu tersentak. Ia menatap iris kelam kakak kelas nya di
kampus dengan tatapan bingung.
“ sakura.. “ sasuke mendekatkan
wajahnya masih tetap menawan emerald sakura dan mengunci tatapan nya. mereka
sadar bahwa jantung keduanya dapat jelas terdengar dengan tempo yang cepat.
CUP
Sasuke menempelkan bibirnya di atas
bibir sakura, mengecap manis memabukkan yang ia rasa di permukaan bibir gadis
di bawahnya. Dengan insting dadakan, sakura mengalungkan lengan nya di leher
sasuke membuat jarak mereka semakin sempit. Tak pernah ada yang menyadari
posisi mereka kini begitu menggoda. Lumatan lembut di berikan sasuke membuat
sakura melenguh
“ eunghhh senpaiii “ desahan sakura
yang begitu menggoda menggelapkan mata sasuke. Pagutan mereka mendalam dan
semakin panas. Sasuke menggigit kecil bibir sakura sebagai izin untuk akses
masuk ke dalam
“ ahhhh sa-sukeeehh senpaii “
hisapan, lumayan, belaian, hingga lumatan lembut dan penuh cinta mengalir
begitu saja. Ini merupakan yang pertama bagi sakura dan ia menyukai sensasi
ciuman sasuke.
Kecupan kecil di hadiahi sasuke untuk
menyudahi acara ciuman mereka. Diperhatikan wajah sakura yang kini benar-benar
memerah
“ kau milikku sakura.. milik seorang
uchiha sasuke “ di sentuh lagi bibir menggoda sakura dengan lembut meskipun
hanya sebuah kecupan tanda sayang
“ apa aku bisa menolak senpai? “
sakura mengerling manis
.
.
Tepat dua
bulan hubungan mereka, tak mudah memang karena pasti ada saja yang mereka
ributkan. Sasuke begitu overprotective terhadap sakura dan itu terlihat karena
dimana ada sakura disitu pasti ada sasuke atau ketika sakura sedang bersama
teman-teman wanitanya sasuke akan disana mengawasi gadis nya dari jarak yang
tak begitu jauh.
Sasuke
bukanlah pria romantis dengan segudang kata-kata penuh rayuan, ia hanya
laki-laki biasa yang mencintai sakura dengan caranya sendiri. Terkadang
tindakan nya melebihi kata-kata yang selalu ia lontarkan. Terkadang tindakan
tak terduga nya lah yang membuat sasuke terlihat gentleman dan itu membuat siapapun iri.
Sasuke dan
sakura sadar mereka berdua memiliki posisi yang sama. Sasuke yang merupakan
pangeran kampus yang cukup (sangat) populer sedangkan sakura adalah gadis yang
juga incaran para laki-laki di kampus dan itu membuatnya jengkel. Jika sasuke
akan bersikap dingin dengan para fans nya, maka sakura akan tetap bersikap
ramah dan welcome kepada fans nya. hingga suatu hari ia mendengar sendiri bahwa
sasuke dan karin pernah saling mencintai – begitulah pendapat sakura.
Haruno sakura kini tengah berada di
kamar kakaknya Haruno Karin. Ia sedang membersihkan kamar kakaknya yang
terlihat kotor. Ketika sedang membersihkan meja belajar ia menemukan sebuah
buku diary milik kakaknya. Dengan iseng ia membacanya meskipun tidak dari awal
05 januari 20xx
Ini adalah hari pertamaku masuk
kuliah dan aku melihat seorang malaikat yang sangat tampan. Dia berambut dark
blue dengan gaya rambut mencuat ke belakang mirip unggas bernama ayam.
Fufufu... ahh siapa nama laki-laki itu aku penasaran
07 januari 20xx
Uchiha sasuke. Yeay aku dapat namanya
dan ternyata dia satu kelas denganku!! Ahh senangnya diriku. Ku dengar ia akan
ikut organisasi senat ya? Ah aku harus ikut siapa tau bisa dekat dengan nya
09 januari 20xx
Aku senang,, hari ini aku bisa
mengobrol dengan sasuke-kun meskipun dia hanya menanggapi dengan singkat. Dan
kedua, adik manisku sakura akan tiba di tokyo 2 minggu lagi. Ah aku akan
mengenalkan ia pada sasuke-kun. Hei sakura~ jangan sampai kau jatuh hati
padanya yaa.. :D
Sakura masih membaca diary itu sambil
sesekali tertawa kecil. Terkadang ia akan merasa sakit ketika karin
membicarakan tentang sasuke yang notabene nya adalah kekasih sakura.
13 januari 20xx
Hari ini suigetsu menembakku. Aish
kenapa harus dia? Kenapa bukan sasuke-kun saja? Ah sasuke~ kapan kau akan
menembakku? Bukankah kita sudah sangat dekat? Kau bahkan begitu perhatian
padaku sampai pernah menciumku dengan lembut.
DEG
Karin-nee dengan sasuke senpai? –
fikir sakura kalut
24 januari 20xx
Hari ini adikku tiba di rumah..
betapa senangnya aku menyambut kedatangan sakura. Ah.. aku benar-benar
merindukan adik manisku itu yang sudah 3 tahun di London yang entah untuk apa
disana. Malam nanti aku akan mengenalkan nya pada sasuke-kun dan teman-temanku
27 januari 20xx
Entah aku harus senang atau apa hari
ini. Aku menyesal mengenalkan sakura dengan sasuke karena sekarang mereka
tampak sangat dekat. Arghhh!!! Sakura.. jangan kau ambil cahaya hidup nee-san
ne saku
1 februari 20xx
Aku benci!! Sangat membenci sakura.
Dia entah kenapa mudah sekali menjerat sasuke?! Aku begitu hancur ketika
mendengar ia berpacaran dengan pangeranku. Aku membencimu sakura tapi aku juga
menyayangimu imouto.
Sakura menutup buku diary itu dengan
kasar dan segera berlari masuk ke kamarnya tak peduli tatapan seluruh maid yang
ditujukan padanya.
BRAK
‘ hiks.. nee-san maafkan saku.. saku
tidak tau bahwa nee-san mencintainya. Pantas saja nee-san sekarang berubah
padaku. Nee-san menghiraukanku. Nee-san lebih dingin padaku. Hiks.. maafkan aku
karin-nee. Sasuke-kun.. apa yang harus ku lakukan? ‘ batin sakura miris
Sejak sakura
tau isi hati karin, ia sedikit jaga jarak dengan sasuke. Bahkan ia dengan
sengaja mendekatkan sasuke dengan karin dan tentu saja di sambut baik oleh
karin. Terkadang sakura akan membatalkan janji atau mengganti kencan mereka
dengan kencan sasuke dan karin. Sasuke menjadi emosi dengan sakura. Setiap ia
minta kejelasan sakura hanya menjawab bahwa ia tidak apa-apa
BUGH
Sakura mengaduh pelan setelah dirinya
di himpit ke tembok. Sasuke memaksa sakura ikut ke apartemen nya dan mengurung
nya di kamar. Ia jengah, sangat jengah dengan tingkah sakura sekarang.
“ kau kenapa sakura? Kenapa
menghindariku dan malah mendekatkanku dengan karin? “ tanya sasuke pelan
“....”
“ sakura.. jawab aku ! “ sasuke masih
sabar
“....”
10 menit berlalu..
“ ck! Kau! Kau kenapa sakura? “
bentak sasuke penuh emosi
“... aku.. aku tidak ingin bersamamu
lagi “ ucap sakura pelan
“ apa?! “
Sakura mendongak menampilkan wajah
datarnya “ aku bosan denganmu. Sana pacaran dengan karin-nee saja lagipula dia
kan mencintaimu “
“ astaga sakura jaga bicaramu !! kau
ini kenapa? jangan bawa nama karin disini haruno “ ketus sasuke kesal
“ cih! Sudah ku bilang aku bosan apa
kau tuli? “ bentak sakura. Dengan sekuat tenaga ia mendorong sasuke dan berlari
keluar dari apartemen sasuke.
DEG
‘ tidak. Tidak mungkin! Sakura.. ‘
sasuke terduduk jatuh di lantai yang dingin. Ia ingin menahan gadis’nya’ tapi
seperti ada yang menahan pergerakan nya. dan sejak itu.. sasuke menjauh darinya
dan karin kembali mendekati sasuke
.
.
Seorang
gadis berambut pink berjalan anggun di lorong rumah sakit. Sebulan setelah
perpisahan menyakitkan nya dengan sasuke membuat kesehatannya terganggu. Hari
itu hari dimana ia kabur dari apartemen sasuke dan pergi meninggalkannya.
Sakit.. hatinya sakit melepas sasuke. Sakura tentu berbohong mengenai
perasaannya tapi ia tidak bisa diam sementara ia tau karin mencintai sasuke.
TOK
TOK
TOK
“ masuk “
jawab seorang wanita dari dalam
“
tsunade-sama, bagaimana hasil tes nya? “ sakura menduduki kursi di hadapan
tsunade, dokter yang 2 minggu ini merawat sakura
“ hahh..
positiv sakura. Kau positiv terkena penyakit liver dan pembengkakan otak.
Sakura.. kau harus operasi “ tsunade menatap sakura. Gadis yang identik dengan
musim semi itu menggeleng pelan
“ rahasiakan
ini dari siapapun. Permisi tsunade-sama “ dan tsunade hanya menghela napas
lelah. Setelah sakura keluar dari ruangan tsunade, seorang gadis berambut merah
dengan kacamata senada dengan rambut menyeringai di balik tembok tempat ia
bersembunyi
‘ gomen saku.. tapi aku harus
melakukan ini ‘
karin – gadis berambut merah itu pun masuk ke ruangan tsunade. Setelah agak
lama untuk mengatur rencana nya ia pun keluar dari ruangan tersebut.
.
.
Sasuke kini
tengah berada di ruang tamu dengan karin yang terus menempel padanya. Dari arah
pintu ia dapat melihat sakura yang baru pulang. Dari balik kacamatanya ia
tersenyum remeh ke arah sakura.
“ darimana
saja kau sakura “ tanya sasuke, tampak nya ia masih ada rasa dengan mantan
kekasih pink nya itu
“ bukan
urusanmu uchiha “ tatapan sinis dihadiahi sakura untuk sasuke
“ kau !! – “
“ argh!!!
S-sakiiittt s-sasuke-kun “ teriakan karin membatalkan aksi sasuke untuk
mengejar sakura.
“ karin.. “
sasuke bingung ingin melakukan apa. Orang tua sakura menghampiri karin
“ k-kamar..
b-bawa a-aku ke s-s-sana “ karin pun pingsan di sofa
.
Sasuke masuk
ke kamar karin, disana ada sakura yang menunggu kakaknya sadar. Perkataan
tsunade tadi mengguncang seluruh penghuni rumah sakura. Karin di vonis sakit
kanker otak stadium akhir dan hidupnya tak lama lagi. Sasuke yang tadi ingin
meninggalkan karin pun merasa iba
“ eungh..
sasuke “ mendengar namanya di panggil membuat sasuke mendekat dan memegang
tangan nya. sakura yang tak jauh darisana memalingkan wajahnya
“ a-aku..
m-mencintaimu sasuke.. “ sakura menunduk menggigit bibir bawahnya menahan tangis.
Diam-diam karin melirik sakura dan tersenyum sinis. Sasuke mencium karin
sebagai jawaban. Sasuke tau hatinya berdenyut sakit, tapi ia harus melupakan
sakura dan beralih menjaga karin
“ hn “ jawab
sasuke setelah melepas ciuman nya
Tanpa di
duga, sakura yang melihat adegan itu langsung berlari dan membanting pintu.
Sasuke mencelos dan mencoba mengabaikan nya. fokusnya kali ini adalah karin
yang tengah sakit.
.
.
Tiga bulan
berlalu..
Sakura kini
sedang di rawat di sebuah rumah sakit. Kondisinya memburuk tanpa ada yang tau
keadaan nya. selama 3 minggu ini sakura di rawat dan keluarganya hanya tau
bahwa sakura berlibur di suatu pulau untuk menenangkan diri yang lelah akan
tugas kampus. dan karin yang semakin gemar menjalankan peran nya menjadi anak
yang terkena penyakit parah cukup tenang karena sakura tak ada di sekitarnya.
Tsunade yang diam-diam merawat sakura sebenarnya merasa bersalah namun ia tidak
bisa membuka aib karin setidaknya bukan saat yang tepat – fikir tsunade.
Suatu hari..
kedok karin terbongkar oleh sasuke yang tak sengaja mendengar percakapan karin
dengan seseorang. Hingga sasuke murka dan membanting pintu kamar karin
BRAK
“ ah.. s-s-sasuke-kun.. k-kenapa meng
– “
“ kau berbohong karin !! “ bentak
sasuke sambil mendorong tubuh karin ke ranjang. Sasuke menindihnya dan menatap
tajam karin
“ a-a-a-apa maksudmu? K-kau b-bisa
l-lebih lembut sedikit kan? A-aku ini p-pasien sasuke “ ucap karin terbata
“ kau sehat !! dan kau membohongi
keluargamu karin !! “ cecar sasuke marah
“ a-aku mencintaimu sasuke.. a-aku
tidak bohong “
“ cih!! Kau pikir aku akan percaya
denganmu? Asal kau tau aku tak pernah mencintaimu. Tidak semenjak sakura hadir
di hadapanku malam itu “
“ tsk!! Sakura, sakura, sakura. Hanya
sakura yang kau fikirkan!! Apa bagusnya anak itu sasuke? Dia yang merebutmu dia
lah jalang nya dia – “
PLAK
“ kau yang jalang karin!! Aku hanya
mencintainya “ karin terdiam. Tamparan sasuke memang menyakitkan. Tapi hatinya
lebih sakit. Ia tak tau harus apa lagi
Di sisi lain...
Sakura telah selesai menulis surat.
Kondisi nya memburuk dan ia sadar hidupnya benar-benar akan segera berakhir.
“ tsunade-sama.. aku titip dua surat
ini padamu. Yang merah untuk karin-nee dan yang biru untuk sasuke-kun. “
tsunade menerima surat sakura dengan tangan gemetar
Sakura menatap langit-langit ruangan
nya “ sasuke-kun~ aku mencintai – “
“ AARGHHH!!!! “ kepalanya kembali berdenyut.
Ia berteriak sekuat tenaga membuat beberapa suster masuk. Dengan cepat tsunade
memberikan pertolongan pertamanya. Ia membius sakura agar tenang dan segera
memasangkan alat-alat medis penunjang kehidupannya
‘ aku tidak bisa menunggu lagi.
Mereka harus tau ‘
Di kediaman haruno sebuah telepon
berdering..
“ moshi-moshi kediaman haruno disini
“
“.....”
“ a-apa? Kau bercanda? “
“....”
“ hiks.. sakura.. baiklah kami akan
kesana. “
KLIK
Sasuke yang baru keluar dari kamar
karin pun mendekat setelah nama sakura di sebut.
“ ada apa baa-san/ada apa istriku? “
tanya sasuke dan ayah sakura
“ sakura, dia... “
Sesak dan
menyesal. Dua kata menyakitkan yang kini melanda hati sasuke. Sungguh dia
menyesal dari awal tak memikirkan tentang ini. Andai dia tau penyebab sakura
menjauh, andai ia lebih pintar untuk tidak percaya pada karin. Sudah 2 tahun
kejadian itu berlalu namun bayang-bayang sakura tak pernah hilang. Suara ombak
yang bergemuruh seakan tau kesedihan nya. tatapan itu masih menerawang. Kembali
ke masa saat dia pertama kali melihat tubuh lemah sakura yang sedang tertidur
dengan alat-alat medis terpasang
Derap langkah kaki terdengar keras,
mebuki, kizashi dan sasuke tampak berlari menuju sebuah ruangan dokter.
BRAK
“ tsunade-sama,, jelaskan semuanya.
Bukan nya karin yang sakit? Kenapa – “
“ duduklah dulu mebuki-san.. “ ucap
tsunade memotong pertanyaan mebuki.
“ jadi.. apa yang sebenarnya terjadi
pada anakku tsunade-sama? “ tanya mebuki setelah dirinya mulai tenang
Tsunade menghela nafas pelan sebelum
akhirnya tatapan nya menerawang pada saat ia bertemu karin
.
.
“ siapa anda? “ tanya tsunade yang
sibuk dengan laporan nya
“ ku dengar haruno sakura sakit parah.
Aku haruno karin.. maukah kau membantuku? “ ucapan tenang karin membuat tsunade
mengernyit bingung
“ apa karin-san? “ karin menyeringai
licik
“ palsukan keadaan sakura dan ganti
dengan namaku “ ucap karin tenang seraya menaruh selembar cek sebagai bayaran
“ apa!!? Kau gila?! “ tsunade
menggebrak meja
“ ini kemauan sakura sendiri. Karena
dia ingin memutuskan kekasihnya. Kau tidak punya pilihan tsunade-san. Kau harus
profesional “ dengan sedikit paksaan akhirnya tsunade mengangguk pasrah
.
.
“ APA?! “ sontak tiga orang di dalam
ruangan itu melotot parah
“ maafkan aku, aku siap kalian seret
ke ranah hukum setelah sakura selesai ku tangani “ tsunade menunduk sesal
“ brengsek!! Dimana sakura? “ maki
sasuke marah
“ sasuke tenanglah.. tsunade-sama
kami mengerti ini salah karin sekarang tunjukan dimana ruangan sakura “ dengan
gontai mereka berempat pun berlalu ke ruangan sakura.
Ruangan putih itu beraroma khas obat.
Disana, terlah berbaring dengan lemah sakura yang menatap tiga orang
tersayangnya.
“ kaa-san – “
“ sstt.. sakura-chan. Hiks.. kau
pasti sembuh sayang “ mebuki memeluk sakura
“ kaa-san.. berjanjilah untuk tetap
menyayangi karin-nee “ ucap sakura lemah
“ i-iya sakura-chan.. “ kizashi maju
dan mengecup sayang kening putri bungsu nya. air mata tertahan di pelupuk mata
nya. ia harus kuat – pikir kizashi
“ sasuke-kun, kaa-san, tou-san, aku
ingin ke pantai Uchiha. “ semua yang disana memandang bingung
“ tapi tubuhmu – “
“ sakura mohon.. sasuke-kun anggap
saja ini permintaan terakhirku “ sakura memohon dengan amat lirih
“ baiklah “
.
“ kau senang sakura? “ kini sakura
duduk di depan sasuke. Tatapan nya teduh dengan tangan sasuke yang melingkar di
perutnya. Mereka duduk di pinggir pantai yang baru saja di kosongkan khusus
untuk mereka. Matahari senja semakin tenggelam, sebentar lagi akan ada sunset.
“ gomen ne sasuke-kun~ aku
menyakitimu kemarin “ ucap sakura tanpa menjawab pertanyaan sasuke
“ kau harus membayarnya dengan cara
hidup denganku sampai akhir hayatku sakura “ sasuke menautkan jarinya ke jari
sakura.
“ setelah ini, hiduplah dengan baik.
Makan dengan benar dan jaga kesehatanmu. Berbahagialah dengan gadis yang kau
nikahi nanti sasuke-kun “ sasuke memejamkan mata menolak semua perkataan sakura
“ kau yang akan menjadi istriku
sakura bukan orang lain. Ku mohon~ “
“ tolong panggil kaa-san dan tou-san
ku “ dengan isyarat mata, sasuke memanggil kedua orang tua sakura. Dekapannya
kiat mengerat. Rasa cintanya pada gadis musim semi ini semakin besar.
“ sakura.. “ gadis pink yang kini
pucat tersebut tersenyum lembut. Ia bahagia bisa melihat sasuke dan orang
tuanya lagi meskipun dengan keadaan nya yang menyedihkan ini
“ sasuke-kun~ aku mencintaimu..
izinkan aku beristirahat ya.. “ sungguh sasuke juga mencintai sakura
“ sakura.. kau akan sembuh dan akan
kembali padaku. Aku mencintaimu sakura “ ucap sasuke dengan nada yang bergetar
“ kaa-san, tou-san.. aku lelah.. “
ya.. sakura lelah dengan penyakit yang menggrogoti otaknya. Di lihatnya kedua
orang tua sakura mengangguk
“ sasuke – “
CUP
Sasuke menempelkan bibirnya dengan
pelan. Bibir pucat gadis yang sangat ia cintai sampai sekarang. Orang tua nya
hanya bisa berpelukan dan mebuki yang menangis di dada kizashi. Sakura
mengalingkan tangan nya di leher sasuke, laki-laki yang begitu ia cintai itu
masih sibuk mengecup lembut bibir sakura.
‘ arigatou sasuke-kun.. aishiteru yo
‘
Dan kini.. mereka tau bahwa sakura
telah pergi. Pergi dalam ciuman hangat sasuke. Pergi meninggalkan kesedihan
yang mendalam serta pergi membawa kabur cinta sasuke.
.
.
Sasuke
sadar,, ia telah kehilangan cahayanya tepat setelah sakura kabur dari
apartemennya. Kegelapan semakin menyergap ketika ia melihat tubuh sakura yang
sudah tak bernyawa di hadapan nya. pergi dalam sebuah ciuman penuh cinta.
Helaan nafas
kembali terdengar, seminggu setelah sakura meninggal tsunade mengunjungi
keluarga Haruno berniat memberi surat kepada sasuke dan karin yang memang ada
disana. Sebuah surat yang menyadarkan karin dan sasuke bahwa sakura begitu
menyayangi mereka. Karin menyesal.. amat menyesal telah membuat adik nya menderita
dan kni semua orang kecewa padanya.
To : karin-nee
Karin-nee.. maaf saku mengambil
sasuke. Maaf saku membuat karin-nee tertekan dengan hubungan aku dan sasuke.
Aku sungguh minta maaf nee-san. Maaf telah membaca isi diary mu dan dari
sanalah aku tau bahwa karin-nee begitu mencintai sasuke-kun sampai nee-san
membenciku. Aku pantas mendapatkan itu..
Karin-nee, sehari setelah aku membaca
diary mu, aku langsung membuat jarak dengan nya. aku selalu mendekatkan kalian
meskipun aku sendiri sangat sakit. Karin-nee.. aku amat menyayangimu maka dari
itu aku mau melepas sasuke asal dia bersama mu. Kurasa usahaku berhasil ya.
Ne karin-nee.. apa kau senang? Ku
harap kau bahagia. Maaf untuk semuanya. Aku menyayangimu nee-san. Amat sangat
menyayangimu.
To : Sasuke-kun
Sasuke-kun.. aku sangat mencintaimu.
Dari awal aku mengenalmu yang saat itu menolongku dari pelukan ganas ino sampai
akhir hidupku. Sasuke-kun.. aku tau cepat atau lambat kau akan tau kebenaran
nya. ku mohon jangan membenci karin-nee ya dia sangat mencintaimu begitupula
aku.
Sasuke-kun.. kau itu cahaya ku dan
aku sangat bahagia bisa bersama mu. Semua yang kau tunjukkan selalu membuatku
berdebar. Sentuhanmu, perhatianmu, sikap overprotectivemu, sampai ciuman hangat
mu yang sangat ku suka. Ahh.. di surga nanti aku pasti akan merindukan mu dan
semua perlakuan mu
Sasuke-kun.. suatu saat nanti aku
akan datang meminta sesuatu darimu sebelum aku benar-benar pergi. Tunggulah aku
di atas karang pantai tempat kita bertemu. Aishiteru sasuke-kun..
Sasuke
membuka matanya, ia masih berdiri di atas karang. Memperhatikan pantai yang
kini telah sepi. Ia takkan takut di usir karena ini adalah pantai milik
keluarganya.
‘ sakura.. kapan kau akan menemuiku
disini? Sudah 2 tahun berlalu dan aku masih menunggumu ‘ sasuke memanggil dalam hati.
Pemuda onyx
tersebut kembali memejamkan mata, dari kejauhan pantai sesosok gadis berambut
pink berjalan menghampirinya dengan helaian bunga sakura yang mengelilingi
tubuh nya.
Deru nafas
dan aroma cherry tercium di hidung sasuke. Ia mulai berfantasy bahwa sakura
kini di hadapan nya – fikir nya konyol. Tepat. Sebuah lengan melingkar manis di
leher sasuke dan ia dapat merasakan bibir lembut itu menyetuh bibirnya. Sasuke
membuka mata dan terkejut melihat sakura yang tengah menciumnya dengan mata
terpejam dan seulas senyum. Sasuke mendekap pinggang sosok di hadapan nya dan
memulai ciuman penuh kerinduan
CUP
“
sasuke-kun~ aku sudah menagih apa yang ku mau. Berbahagialah dan hidup dengan
baik. Maafkan aku karena belum bisa menjadi wanita impianmu. Sayonara
sasuke-kun~ aishiteru.. “
“ hn, aku
mencintaimu sakura “ di peluknya tubuh sakura, tak lama kemudian tubuh sakura perlahan
menguar menjadi helaian bunga sakura yang sangat indah. Terbang menuju langit
meninggalkan satu helai sakura di genggaman sasuke. Pria itu tersenyum dan
mendekap bunga tersebut.
‘ aishiteru sakura ‘
.
.
.
Ada
pertemuan maka ada perpisahan.. rasa sakit yang di rasa mungkin akan selalu
berbekas di hati mereka yang di tinggalkan tapi kenangan bersama mereka yang di
sayangi juga akan membekas, memberi kehangatan sekaligus denyutan di hati, dan
terkadang akan menumbuhkan lengkungan tipis di bibir ketika mengingat nya.
Kematian
memang akan hadir di setiap mahluk yang hidup, tugas kita adalah membuat hidup
kita lebih berwarna dan berharga sebelum kematian menjemput. Tak ada yang perlu
di sesali karena cepat atau lambat semua akan terjadi.
Uchiha
sasuke tersenyum tipis sekali lagi mengingatnya. Sudah dua tahun berlalu dan
kesakitan di hati masih ada tapi dia takkan menyesali semuanya karena ia hanya
akan bersyukur sempat memilikimu.
Drrtt...
Drrtt..
“
moshi-moshi itachi “
“.....”
“ n-nani?
Kau serius? “
“.....”
“ aku akan
kerumah sekarang “
KLIK
Entah apa
yang di bicarakan itachi barusan tapi sasuke mendadak berwajah cerah dan segera
pulang untuk melihat ‘sesuatu’ yang
mengejutkan nya
.
.
.
Mobil sasuke
telah terparkir manis di depan mansion mewahnya, tanpa membuang waktu ia segera
mnerobos masuk ke dalam tanpa menghiraukan sapaan maid nya.
BRAK
“ O-oy teme calm down kawan/oh hai sasu-chan “
sapa itachi dan naruto bersamaan
Sasuke masih
memandangi bayi yang ada di ranjang itachi, pupil onyx nya membesar dan mulai
tergenang oleh air mata nya. sasuke mendekat dengan perlahan dan duduk di
pinggir ranjang dekat bayi yang kini ia pandangi
Hana istri
itachi baru saja melahirkan buah hati mereka yang berjenis perempuan seminggu
yang lalu tapi bukan ini yang membuat mereka tercengang tapi sosok bayi yang
kini di hadapan nya mengingatkan sasuke padanya. Rambut merah muda nya yang
belum bisa di bilang lebat, kulit putih porselen, dan emerald nya yang menatap
sasuke dengan lembut. Sasuke mengecup penuh sayang kening bayi di hadapan nya
menimbulkan tatapan haru bagi siapapun yang melihat sosok sasuke kini
‘ selamat datang kembali sakura ‘ batin sasuke
“ psstt
itachi-nii ternyata teme bisa lembut
juga “ bisik naruto yang masih terngaga
“ anakku
mengingatkan nya tentang sakura. Kau juga merasakan nya kan naruto? “ jelas
itachi sambil tersenyum simpul
“ iya
itachi-nii. Sosok sakura yang dulu apa mungkin bereinkarnasi menjadi anak mu? “
“ mungkin
saja naruto “ jawab itachi dengan tatapan menerawang
.
.
Sasuke kini
tau bahwa Tuhan menyayanginya. Di balik kematian gadis yang di cintainya, lahir
sosok adik yang menyerupai sakura. Sasuke berjanji akan menjaga sakura kecil
nya yang kini menjadi anak dari aniki nya.
‘ sakura... aishiteru ‘
FIN
Ini fict
kedua Ciel setelah The Motel. Entah
kenapa aku pingin bikin ff Oneshoot jadilah ide abal yang muncul begini. Ciel
udah berusaha bikin ini sesedih mungkin meskipun ciel tau hasilnya ga bakal
sesuai harapan. Tapi mohon riview nya dong minna.. ciel butuh pendapat dari
kalian buat masukan di fict ciel selanjutnya. Mind to RnR?
Uchiha Ouka
Aku benar sangat terharu aku bersyukur kau lahir kembali ke dunia ini untuk bertemu dia yang kau cintai
BalasHapus